Tren Positif yang diukir Napoli musim ini harus terhenti di kandang sendiri oleh klub yang menghuni juru kunci klasemen sementara Serie-A, Sassuolo Calcio. Sebelum laga melawan Sassuolo, Napoli terbilang tim yang sempurna karema mereka berhasil menyapu bersih semua laga baik di Serie-A maupun Liga Champion. Torehan tersebut mengantarkan Napoli menjadi pemuncak klasemen sebelum akhirnya di tahan Sassuolo dan posisi puncak pun di gusur AS Roma.

Kemenangan beruntun Napoli dihentikan oleh tim juru kunci

Tren Positif Napoli terhenti oleh tim juru kunci

Terlalu Percaya diri dan cenderung meremehkan lawan di sinyalir sang pelatih Rafael Benitez sebagai sebab utama timnya gagal menang melawan tim yang diatas kertas mampu dengan mudah dihadapinya. Bagaimana tidak sebelum menjalani laga Napoli berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Sassuolo adalah juru kunci, belum lagi hasil buruk pekan lalu dimana Sassuolo di benamkan tanpa ampun oleh Inter Milan dengan hasil 0-7. Hal inilah yang di yakini Rafa sebagai biang keladi yang membuat anak asuhnya cenderung meremehkan lawan.

“Ketika anda memulai sebuah laga maka keadaan adalah imbang. Hingga akhirnya masing-masing tim memetik satu poin. Memang sebuah kemustahilan kami bisa menang sebelum lagi dimulai. Kami bermain masih dengan level yang sama dengan performa di laga sebelumnya, namun jika Anda bermain hanya dengan jeda tiga hari dan menghadi tim yang baru saja kalah 7-0 maka akan terlalu beresiko jika kita meremehkan lawan”, Ujar Rafa kepada Sky Sport.

“Kami melawan tim yang terorganisasi dengan baik dan paham dengan apa yang mereka lakukan. Mereka membuktikan bahwa kekalahan 7-0 bukanlah kekuatan sebenarnya dari mereka namun merupakan anomali sebuah kesalahan”, Tambah Rafa.

“Wajar jika kami tidak bisa memenangkan seluruh pertandingan yang ada namun kami tetap memiliki keyakinan akan skuad ini. Kami sudah mencoba dengan bermain baik namun Sassuolo juga bermain bagus. Hasil ini saya lihat sebagai hasil dari performa bagus mereka saat melawan kami,” Tutup Benitez.

Dengan hasil ini Napoli harus merelakan puncak klasemen yang mereka miliki harus tergusur oleh AS Roma. namun Napoli beruntung masih berada di posisi kedua klasemen sementara karena unggul selisih gol dengan Juventus. Namun peringkat Napoli ini juga masih mungkin akan tergeser, karena Inter Milan yang berada di posisi empat dan berselisih tiga poin dengan Napoli masih memiliki tabungan satu pertandingan dan secara perolehan gol lebih unggul dari Napoli.